CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Selasa, 30 April 2013

Macromedia Flash

macromedia flash merupakan program animasi yang digunakan oleh desainer atau perancang yang profesional. yang dimaksud flash adalah suatu software pembuat animasi gambar vektor. Berkas yang dihasilkan dari perangkat lunak ini mempunyai file extension *.swf dan dapat diputar di penjelajah web yang telah dipasangi Flash Player. Flash menggunakan bahasa pemrograman bernama ActionScript.

tumblr

Didalam tumblr ini anda dapat memposting foto, quote, video, chat, audio, dan link. anda juga bisa menjadikannya sebagai pribadi dimana hanya anda saja yang mengetahui.

edmodo

dijaman yang serba teknologi ini, hampir semua aktivitas yang kita lakukan menggunakan tenologi. seperti yang dilakukan dalam pembelajaran yang berkembang sekarang. untuk mempermudah pembelajaran guru menggunakan edmodo untuk sarana pembelajaran dalam bentuk jejaring sosial. Edmodo bertujuan untuk memberi siswa/mahasiswa semangat belajar di lingkungan yang selalu dikunjungi. Di Edmodo, guru dapat mendiskusikan pelajaran dikelas online, memberikan polling untuk memeriksa pemahaman siswa/mahasiswa, dan lencana penghargaan kepada siswa secara individual berdasarkan kinerja atau perilaku.

twitter

pada pos kali ini siska bakal ngebahas tentang salah satu jejaring sosial yang sedang booming didunia. siapa sih yang gak tau tentang twitter. hampir semua masyarakat didunia mempuyai akun twitter, dari kalangan dewasa, remaja, sampai anak anak.Dari twitter kita bisa mengetahui bagaimana perkembangan didunia. Dimulai dari artis artis didunia, legendaris dunia dan masih banyak lagi. tidak hanya melalui layar komputer tetapi aplikasi twitter juga bisa di akses diponsel. jika kita ingin mengikuti perkembangan seseorang kita bisa menfollow orang tersebut, dengan otomatis setiap tweet dari seorang tersebut akan muncull di time line anda :)

Jumat, 26 April 2013

Maaf...............


maafkan aku yang tak setangkas dan secerdas dia. 
maafkan aku yang sulit dalam menerima hal yang baru.
maafkan aku yang terlalu pengecut 
maafkan aku yang sering mengecewakan kalian 
maafkan aku yang sering membuat kalian kesal 
maafkan aku yang sering membuat kalian marah 
maafkan aku yang sering menyakiti, memberi luka kepada kalian 
maafkan aku yang salah mengambil keputusan. keputusan yang justru membuat kalian semakin terbebani. sungguh aku tak bermaksud seperti itu. aku sudah berusaha mencoba semampuku, tapi keajaiban itu tak kunjung datang. sampai saat inipun aku belum bisa membuat kalian bangga, belum bisa membuat kalian tersenyum gembira, belum bisa membuat kalian nyaman bergurau denganku. tapi aku masih akan mencoba mencoba dan akan terus mencoba. 
        aku tidak sanggup mengecewakan kalian, aku tau kalian sangat mencintai menyayangi dan rela mengorbankan apapun demi hal ini. kalian telah berjuang demi menampilkan yang terbaik. akupun akan mengutuk dan membenci diriku sendiri jika aku menggagalkan semua usaha dan perjuangan kalian. itulah alasan aku ingin mengundurkan diri, aku takut hal itu terjadi. aku sangat takut mempermalukan kalian, aku sangat takut mengecewakan kalian, menggugurkan harapan dan impian yang akan kalian gapai. tapi aku tau ini semua sudah terlambat. akan lebih egois jika aku manarik kata kata persetujuanku. 
        tak berdaya... sungguh aku sangat tak berdaya saat ini. ini adalah keputusan terbodoh yang pernah aku lakukan. aku membiarkan satu persatu orang membenciku. aku memamng bodoh, di saat seperti ini yang bisa aku lakukan hanyalah menangis, menangis dan menangis. karena itulah yang bisa membuatku mengeluarkan semua beban yang ada dijiwa. "ketika wanita menangis, itu bukan karena dia ingin terlihat lemah, melainkan karena dia sudah tidak sanggup berpura pura kuat" - Let Go (Windhy Puspitasari)

Selasa, 23 April 2013

Cahaya Dalam Gelap

         Secangkir cappucino hangat menemaniku disudut ruangan yang terlihat berantakan. aku bersandar dibalik jendela kamarku. mencoba melihat cahaya ditengah kegelapan malam. hitam.. gelap.. tidak ada satupun cahaya yang kulihat. tidak ada satupun bintang yang mau menemaniku,dan bersedia mendengarkan curahan hatiku.
         Tetesan air mulai jatuh membasahi pipiku, mengalir dengan cepat dan semakin deras, hingga terdengar isakan yang membuatku semakin kacau. semakin keras suara isakan yang terdengar aku segera membungkam mulutku. aku merasakan sesak yang begitu dalam. tidak ada satupun orang yang mengerti bagaimana aku memendam perasaan yang kacau ini. perasaan marah, sedih, kecewa semuanya hanya bisa kupendam dalam dalam. tidak ada satupun orang yang tahu ada sebuah luka dibalik seulas senyuman. luka yang tergores amat dalam, hingga menimbulkan rasa sakit yang mematahkan semangatku. aku mencoba menenangkan hati dan pikiranku. mencoba menemukan cahaya didalam gelapnya kehidupan.

Handphone

Handphone atau bisa disebut juga dengan telepon genggam sudah merajalela dikalangan masyarakat indonesia. handphone digunakan untuk berkomunikasi. Handphone adalah sebuah perangkat telekomunikasi elektronik, konvesional namun dapat dibawa keman-mana .Generasi pertama system selular Analog yaitu AMPS ( Advance Mobile Phone Service ). handphone termasuk kebutuhan pokok dijaman sekarang, dari kalangan atas sampai kalangan bawah pun semuanya sudah menggunakan handphone. merajalelanya handphone dikalangan remaja sampai anak anak dibawah umur, menimbulkan dampak positif dan negatifnya. dampak positif dari penggunaan handphone dikalangan remaja sampai anakanak bisa menambah wawasan dan pengetahuan, dampak negative nya menurunkan kosentrasi dalam belajar.

KEPOMPONG :)

        Suara yang kudengar begitu nyaring di telingaku, suara seorang cewek berambut lurus panjang dengan mata sedikit sipit dan dahi yang terlihat begitu menonjol . Cewek itu bernama Dea. Dea Emalia Nova, dia teman sebangkuku, memangku akui dia sangat cerewet, bahkan melebihi penyiar radio yang setiap malam aku dengar. Namun rata-rata seseorang yang cerewet mempunyai kelebihan tersendiri, yaitu humoris, gampang bergaul, memiliki banyak teman dan tentunya dia sangat peduli terhadap apapun itu.
         Ini adalah hari pertamaku resmi menjadi anak SMAN 5 Malang. Aku duduk dibangku pojok paling belakang. Meskipun dipojok dan merasa asing berada diruangan dengan sekitar 30 orang yang belum kukenal, namun aku tidak merasa kesepian dengan kehadiran radio berumur 14 tahun disampingku, aku selalu berfikir bahwa Dea mirip seperti radio yang tak henti-hentinya berbicara. Aku mengenal Dea sudah sejak smp, namun kita tidak begitu dekat. Aku memperhatikan dua perempuan yang sedari tadi duduk didepan bangkuku. Yang satu terlihat begitu pendiam dan mempunyai wajah yang polos . Satunya lagi dia banyak bicara hampir seperti Dea, namun tidak sampai melebihi Dea. Tidak lama mereka berdua menoleh kebelakang dan mengajakku dan Dea berkenalan. Ternyata perempuan yang pendiam itu bernama Rosi Aprilia, dan satunya lagi bernama Devita Aprila. Tidak membutuhkan waktu yang lama kita sudah bisa mengobrol banyak. 
        Jam pertama hari ini adalah pelajaran bahasa Indonesia. Seorang guru masuk dan mulai memperkenalkan diri serta memulai pelajaran pertama. Tidak memperhatikan guru menerangkan, aku dan Devita malah asyik mengobrol. Alhasil aku dan Devita mendapat teguran, dan semua mata tertuju pada kita berdua. Rasanya jantung berdebar-debar dan malu karna hari pertama sudah mendapat teguran dari guru. Bel istirahat berbunyi, aku dan Devita langsung menuju kantin dan membeli pop mie dengan kuah yang tidak bersih, kuah bekas merebus mie yang keruh dan berwarna kuning. Karna kantin sudah penuh, jadi kita memakannya dikelas. Sebenarnya aku menyesal membelinya karna menurutku kuahnya sangat tidak sehat, namun karna lapar kita pun memakannya sampai habis. Setelah kenyang aku memperhatikan teman-teman sekelasku, mataku terhenti pada sosok laki-laki dengan gigi bebehel, memiliki muka sangat lonjong, dan rambut yang sedikit panjang, terlihat tidak tertata rapi.. Tidak kusadari matanya bergerak menuju arahku, dan mata kami pun bertemu. ‘Manis.. keren… tampan… kelihatanya juga baik’, kataku dalam hati. Karena malu aku pun langsung memalingkan wajahku kea rah lain, rasanya jantung ini berdebar cepat. “Siska?” ada suara yang membuatku tersadar dari lamunanku. Ternyata Dea Rosi dan Devita yang memanggilku. “iya rek ada apa?” tanyaku. “Lagi ngelamunin siapa hayoo?” kata dea, mencoba menggodaku. Dan tanpa kusadari aku terlihat salah tingkah dan beruntungnya devita segera mengalihkan pembicaraan. “ menurut kalian cowok dikelas ini yang menarik hati kalian ada gak?” lalu dea menjawab dengan percaya dirinya menujuk cowok yang sedang duduk di pojok depan meja guru. “ cowok itu lumayan “ matakupun mulai mencari sosok cowok yang ditunjuk dea. aku tidak menyangka yang duduk di pojok depan meja guru adalah cowok berbehel itu. Sambil memperhatikan cowok itu, kudengar semuanya menyetujui pendapat dari dea. terutama aku.
        Keesokan harinya, posisi tempat duduk sudah berubah, aku duduk di bangku kedua dari belakang. Seperti biasanya dea mulai bercerita tentang berbagai hal yang tiada ujung. Setelah itu aku dan dea, berkenalan dengan dua cewek dibelakangku. Namanya Galuh Candra Puspaningrum, dia berkerudung manis, dan terlihat manja. Teman sebangkunya bernama Mega Sepatikha Niti, dia memiliki muka yang kotak, dan punggung yang condong kedepan. Terlihat pendiam namun juga humoris. Disamping kanan bangkuku, ada dua cewek yang juga ikut berkenalan agar suasana menjadi hangat. Nada Qoribah, dia orangnya cantik, namun penampilannya memperlihatkan bahwa dia sepertinya tomboy. Satunya lagi bernama Salva Swastika Putri, dia teman SMP ku dan dea. sudah 3 tahun smp sekelas dengannya. Semenjak pertemuan itu kita berdelapan hamper setiap hari selalu pergi bersama kemanapun jalan jalanya. Kuliner makan, seperti mie tomcat, mie buto ijo, serabi imut, bakso kota, WSS, food court matos, food court mog, kfc, ria jenaka, coffee box, pecel mbak inul, assa, pempek RSI, dan masih banyak lagi tempat yang kita kunjungi. Karaoke, hunting, beli baju, nongkrong. Semuanya kita lewati dengan penuh canda tawa. Sampai pada waktunya aku sadar pertemanan tidak akan berjalan lurus, dan putih seputih salju. Selalu ada tinta yang menodai keputihan salju itu. Persahabatan memang selalu banyak perbedaan satu sama lain. Tinggal bagaimana kita mengontrol diri kita untuk menerima apapun kekurangan sahabat kita. Ibarat sekotak crayon, masing masing punya warna yang berbeda. Tapi coba padukan, mereka akan membuat sebuah pelangi yang indah. Namun keegoisan pun muncul dari salah satu dari kita, banyak alasan yang mungkin kita bisa mengubahnya. Namun dia memang sudah ingin memutuskan tali persahabatan yang kita jalin beberapa bulan ini. Dia mulai menjauh.. menjauh… menjauh…. dan mulai tak terlihat. Sedih, sepi, aneh rasanya. Kemana mana kita selalu berdelapan, namun sekarang? Dia sudah tidak ada, tidak ada kemanapun kita pergi, tidak ada disamping kita, dia tidak lagi mendengat apa yang sedang kita rasakan saat ini. Hampa? Apa dia juga merasakan hal yang sama? 
        Waktu semakin berlalu, ternyata lama kelamaan kita juga sudah terbiasa dengan suasana yang baru. Setelah kejadian itu, kita selalu lebih kompak, selalu berusaha menjadi yang terbaik satu sama lain. Selalu berusaha mengerti satu sama lain. Menurutku ini adala pesahabatan yang terindah. Kita tidak mengenal yang namanya individualism. Apapun yang kita lakukan, kita saling mendukung satu sama lain. Layaknya persaudaraan kakak dan adik. Setiap ngobrol, curhat, nongkrong, jalan-jalan, makan, belajar sama Dea Devita Galuh Mega Nada Rosi, bisa melupakan semua rasa sedih dan kemarahan yang menguasai hati, dengan keramahan mereka mengajakku untuk tertawa dan melepaskan segala beban untuk membuat hari ini lebih berarti. Mereka selalu ada saat susah ataupun senang. Mereka memiliki hati yang tulus, membantuku bangkit dari kegagalan, mendukung saat aku meraih keberhasilan, dan melakukan apapun yang terbaik untuk satu sama lain. Satu mendapatkan masalah, semua juga akan mersakan dan semapunya akan berusaha mengurangi beban yang ditanggung, satu senang semuanya ikut senang. Satu sedih semuanya juga akan ikut sedih. Aku berharap persahabatan ini akan selamanya tetap seperti ini. Aku berharap persahabatan kita akan tetap harmonis dan tidak ada keegoisan yang nantinya akan berujung pada pertengkaran.